Minggu, Oktober 3

DPD PAN Tanggamus Gelar Muscab, Perkuat Barisan Dan Makin Solid Jelang Pemilu

DPD PAN Tanggamus Gelar Muscab, Perkuat Barisan Dan Makin Solid Jelang Pemilu

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Tanggamus, menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) bersama Dewan Pimpinan Cabang se-kabupaten Tanggamus, kegiatan dilaksanakan di Aula Hotel Ratu Kuring Gisting. Sabtu, 02/10/2021.


Hadir dalam Muscab tersebut, Ketua DPD PAN Tanggamus Hi. Tedi Kurniawan, SE, Sekretaris PAN Agus Suranto, para kader PAN serta jajaran pengurus lainnya. Untuk diketahui bahwa kegiatan Muscab ini hanya dilaksanakan setiap lima tahun sekali.


Menurut Ketua DPD PAN Tanggamus Tedi Kurniawan mengatakan, Muscab PAN telah dilaksanakan di tiga lokasi salah satunya adalah berada di Kecamatan Gisting, muscab di gelar usai pelaksanaan Muswil setelah itu baru Musda untuk memilih DPC-DPC se-kabupaten Tanggamus.


" Di Tanggamus ada 20 kecamatan, maka dari itu dibentuklah tim formatur sebanyak 4 orang di setiap kecamatan, hasilnya DPW PAN Lampung hari ini telah menetapkan dan memutuskan tim formatur disetiap kecamatan di Kabupaten Tanggamus, yang digelar secara virtual sebab kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Alhamdulillah kita sudah ada kepengurusan-kepengurusan di setiap kecamatan,"Ucap Tedi Kurniawan.


Lanjutnya, dari empat tim formatur yang terpilih di setiap kecamatan, akan langsung bergerak melaksanakan tugas secara musyawarah guna menentukan ketua DPC , sekretaris, bendahara dan jajaran pengurus lainnya, menurut Tedi dalam Muscab kali ini sepertinya banyak mendominasi wajah-wajah baru. Pasca satu minggu setelah muscab dan ketua DPC yang baru, akan segera dilaksanakan musyawarah ranting (Musran) bagi kepengurusan di setiap Desa/Pekon.


 " Regenerasi pasti ada dalam setiap struktur organisasi, ada yang lama dan ada yang baru, datang serta pergi adalah hal yang biasa. Nanti pas kegiatan Musran saya bersama sekretaris akan berbagi tugas untuk menghadiri Musran di 20 kecamatan,"Jelasnya.


Setelah muscab dan telah terpilihnya ketua DPC di setiap Kecamatan, Tedi Kurniawan sangat yakin PAN Tanggamus kedepan akan semakin solid, tetap satu komando dengan DPD PAN Tanggamus, saat ini PAN telah berhasil mengamankan 6 kursi di DPRD Tanggamus, bahkan menjadi wakil ketua II di DPRD Tanggamus.


" Mudah-mudahan kedepan PAN Tanggamus bisa menduduki 7-9 kursi di DPRD, supaya PAN bisa mengusung calon Bupati sendiri. Jika struktur PAN telah terbentuk hingga ke desa, ini merupakan salah satu untuk memperkuat barisan di PAN jelang pemilu 2024 kedepan, semoga PAN bisa menjadi partai pemenang pemilu di kabupaten Tanggamus, pastinya dibarengi dengan kerja keras, ikhtiar seluruh kader secara bahu membahu,"Tandas Wakil ketua II DPRD Tanggamus ini.(Rudi)

Lapas IIB Kota Agung Gelar Lomba, Guna Asah Kemampuan Petugas Keamanan Hadapi Situasi Darurat

Lapas IIB Kota Agung Gelar Lomba, Guna Asah Kemampuan Petugas Keamanan Hadapi Situasi Darurat

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, mengasah kemampuan petugas menghadapi situasi darurat dan deteksi dini terhadap gangguan keamanan.


Kegiatan itu dikemas dalam bentuk lomba membuka dan menutup pintu kamar narapidana atau warga binaan.


Kegiatan yang menjadi program Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Lampung, Farid Junaedi, itu berlangsung pada Sabtu, 2 Oktober 2021. 


Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotaagung, Beni Nurrahman menyampaikan  Keterampilan serta ketangkasan dalam membuka dan menutup pintu kamar hunian WBP ini harus dimiliki petugas saat di lapangan.


"Perlombaan ini guna melatih skill para petugas. Dengan cara ini juga sebagai petugas kita mendeteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban. Apabila dalam situasi atau kondisi darurat petugas sudah terbiasa melakukan buka dan tutup kunci kamar hunian dengan cepat dan tanggap," ujar Beni.


Ia melanjutkan, perlombaan diikuti dua grup regu jaga, yaitu regu jaga malam dan regu jaga pagi , Jalannya lomba adu cepat buka dan tutup kamar yang terpasang gembok ini berlangsung seru. 


Petugas mempraktikkan kemahiran melepas dan mengunci gembok tiap kamar dalam tempo sesingkat mungkin. Tiap sesi lomba, mengambil ancang-ancang berlari dari pos jaga masing masing dengan ditandai bunyi lonceng di pos jaga.


"Perlombaan ketangkasan membuka dan menutup kunci kamar hunian ini pertama kali dilaksanakan di Lapas Kotaagung dan akan berkelanjutan ," ungkap Beni Nurrahman.


Sementara itu KPLP M. Iqbal mengatakan, perlombaan buka gembok ini juga untuk melihat kesigapan para pegawai lapas Kotaagung, khususnya bagi pegawai penjaga.


Ia juga berharap dengan adanya Perlombaan ini dapat meningkatkan mutu para penjaga lapas untuk tetap semangat dalam bertugas, untuk menjaga keamanan di lapas kelas II B Kotaagung,"pungkasnya. (RIS/Rudi)

DPC PHRI Tanggamus Gelar Pelatihan, Guna Tingkatkan  SDM Ke para pelaku Usaha di Hotel 21 Gisting

DPC PHRI Tanggamus Gelar Pelatihan, Guna Tingkatkan SDM Ke para pelaku Usaha di Hotel 21 Gisting

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Demi untuk meningkatkan kompetensi kerja serta keterampilan, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Tanggamus, menggelar kegiatan pendidikan dan latihan kapasitas SDM bagi pengurus, pegawai hotel dan restoran se-kabupaten Tanggamus. Yang bertempat di Hotel 21 Gisting. Sabtu, 02/10/2021.


Hadir dalam kesempatan ini, Asisten III bidang ekonomi dan pembangunan Sukisno, M.Kes, yang mewakili Bupati Tanggamus untuk membuka kegiatan sekaligus memberikan pengarahannya. Turut hadir Sekretaris PHRI Lampung Friandi Irawan, Ketua PHRI Kabupaten Tanggamus Eddi Gunawan, Sekretaris Ruwiyati, S,Ag. M.Si, serta seluruh  pengurus DPC PHRI Kabupaten Tanggamus.


Kemudian, turut juga hadir perwakilan instansi terkait dari Pemkab Tanggamus, seperti BPKAD Tanggamus, Dinas Pariwisata, Bappelitbang, Moderator Pelatihan, Camat Gisting dan para peserta pelatihan yang terdiri dari pengurus, pegawai hotel dan restoran serta pelaku usaha di Kabupaten Tanggamus. Sepanjang kegiatan berlangsung dipandu langsung oleh Rahmadhani Savana selaku pembawa acara (MC).


Ketua DPC PHRI kabupaten Tanggamus Eddi Gunawan dalam sambutannya mengatakan, peserta kegiatan ini berjumlah 30 orang, terdiri dari karyawan hotel, pegawai rumah makan, restoran. Ia meminta kepada Pemda Tanggamus agar bisa memberikan support, dukungan, motivasi sekaligus memberikan solusinya, dan menjadi faktor penunjang sektor pariwisata seperti perdagangan, hotel dan restoran sehingga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten Tanggamus.


Maksud dan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah, untuk membekali dan meningkatkan skill kemampuan bagi karyawan dan perusahaannya, sehingga berimplikasi positif bagi perusahaannya. Meningkatkan pelayanan/service sehingga pelanggan/customer akan merasa puas, lalu untuk meningkatkan popularitas bagi hotel/restoran tersebut.


" Kemudian untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produktifitas, membentuk sikap, loyalitas, dan kerja sama yang lebih menguntungkan, lalu membantu karyawan dalam peningkatan dan pengembangan pribadi,"Tandas Ketua PHRI Tanggamus tersebut.


Dalam sambutannya juga Sekretaris PHRI Lampung Friandi Irawan menyampaikan bahwa, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan salah satu program kerja DPC PHRI Tanggamus, dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) guna untuk mencapai standar kompetensi yang diharuskan undang-undang bagi para pengurus, pegawai hotel dan restoran yang ada di Kabupaten Tanggamus.


"Dampak dari Covid-19 sangat luar biasa sekali, dan berimbas sekali pada pelaku usaha kita, ditambah aktifitas mobilisasi masyarakat cukup dibatasi dalam menekan laju virus. Kita tak tau sampai kapan pandemi berakhir, namun kita siasati bagaimana kita dapat berdamai dan berdampingan dengan covid-19, Saya himbau kepada semua pelaku usaha maupun pariwisata adanya kelonggaran dari pemerintah saat ini, tetap selalu menjaga prokes secara ketat dan disiplin,"Ucapnya Friandi.


Sementara itu, Asisten III bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Tanggamus Sukisno, mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada PHRI Kabupaten Tanggamus, yang telah bahu membahu dalam meningkatkan perekonomian di Tanggamus melalui pelatihan peningkatan SDM bagi semua pelaku usaha, seperti pelaku usaha hotel, home stay, restoran dan lain sebagainya.


" Apa lagi saat ini industri di bidang Rumah makan, perhotelan, restoran menjadi usaha yang cukup berkembang , sebab  semua ini yang dapat dinikmati oleh tamu saat melakukan perjalanan wisata,  bupati Tanggamus cukup mengapresiasi kegiatan pelatihan peningkatan SDM yang di gelar oleh pengurus DPC PHRI kabupaten Tanggamus,"ungkap Sukisno. (Rudi)

Jumat, Oktober 1

Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Pringsewu Terungkap, Kejari Tetapkan Tersangka

Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Pringsewu Terungkap, Kejari Tetapkan Tersangka

Keterangan foto: Ilustrasi.

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi oleh kejaksaan Negeri Pringsewu Lampung terkait anggaran seketariat DPRD Pringsewu tahun 2019 dan 2020 ditemukan fakta baru. Jumat (1/10/2021).

Pasalnya, tim penyidik kejari setempat telah menemukan 2 alat bukti dan menetapkan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan belanja nakanan dan minuman rapat Alat Kelengkapan Dewan (Akd) dan kegiatan belanja makan dan minum rapat paripurna tahun anggaran 2019 dan Tahun Anggaran 2020.

Mewakili Kajari Pringsewu, Median Suwardi Kasi Intelejen Kejari setempat dalam keterangan pres rilinya mengatakan terkait besaran anggaran pada kegiatan belanja makan dan minum rapat Alat Kelengkapan Dewan (Akd) dan Kegiatan Belanja Makanan Dan Minum Rapat Paripurna Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 576.020.000,- (lima ratus tujuh puluh enam juta dua puluh ribu rupiah) 

Dan kegiatan belanja makan dan minum Rapat Alat Kelengkapan Dewan (Akd) dan kegiatan belanja makan dan minum Rapat Paripurna Tahun Angaran 2020 Rp. 519.750.000,- (lima ratus Sembilan belas juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Sehingga total anggaran sebesar Rp. 1.095.770.000,- (satu miliar Sembilan puluh lima juta tujuh ratus tujuh puluh ribu rupiah). 

"Bahwa dari kegiatan tersebut Kejaksaan Negeri Pringsewu menetapkan tersangka atas nama SRW selaku Pejabat Pelaksanan Teknis Kegiatan (PPTK) pada kegiatan tersebut dengan SPRINDIK No.01 / L.8.20/ Fd.2/10/2021 tanggal 01 oktober 2021," jelas Median.

Dalam hal ini, modus tersangka dengan cara melakukan Mark Up harga belanja makanan dan minuman Rapat Alat Kelengkanapan Dewan dan Rapat Paripurna. 

Dimana perbuatan tersangka diduga telah malawan hukum sebagaimana diatur dan diancam Primair : Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Subsidair : Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Bahwa Sesuai dengan penghitungan kerugian Keuangan Negara yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembanguan Perwakilan Provinsi Lampung No: SR -1303/PWOB/5/2021 tanggal 09 September 2021 diperoleh hasil penghitungan kerugian keuangan negara atas dugaan Tindak Pidana Korupsi penyelewengan dana kegiatan pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2019 dan 2020 sebesar Rp.311.821.300,00 (Tiga ratus sebelas juta delapan ratus dua puluh satu ribu tiga ratus rupiah).

Terhadap SRW penyidik melakukan penahanan kota dengan pertimbangan tersangka bersikap kooperatif.

Selain itu, kondisi kesehatan tersangka dalam keadaan kurang baik dibuktikan dengan surat rekam medik, selanjutnya keluarga dari Tsk telah membuat surat jaminan bahwa TSK akan terus bersifat kooperatif selama proses penyidikan berlangsung.

Selain itu pihak tsk dengan didampingi Penasihat hukum juga telah menitipkan uang titipan sejumlah Rp.295.000.000,-(Dua ratus sembilan puluh lima juta rupiah) dari jumlah total kerugian negara sebagaimana hasil penghitungan BPKP Lampung. (Mr/Nn)
Aparatur Tolak Teken Surat Undur Diri, Kakon Way Gelang Pindah Ngantor, Bawa Alat dan Semua Berkas Diam-diam ke Rumahnya

Aparatur Tolak Teken Surat Undur Diri, Kakon Way Gelang Pindah Ngantor, Bawa Alat dan Semua Berkas Diam-diam ke Rumahnya

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Meski gelaran Pilkakon tahun 2020 di kabupaten Tanggamus kemarin telah cukup lama usai, namun efeknya masih terasa hingga kini, salah satunya terjadi di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, salah satunya adalah ketidakharmonisan yang di tunjukan oleh kepala pekon (Kakon) terhadap jajaran aparatur di pemerintahan pekon. Jum'at, 01/10/2021.


Oleh Kepala pekon (Kakon) Way Gelang Jahri, seluruh kegiatan aktifitas pelayanan bagi masyarakat hingga berkantor setiap harinya, telah berpindah dari kantor Pekon sebelumnya ke rumah pribadinya tanpa alasan dan sebab yang jelas, sedangkan para aparatur pekon dibiarkan berkantor di kantor Pekon yang lama. Diduga hal tersebut di picu dikarenakan adanya perbedaan pandangan politik ketika pada saat pemilihan kepala pekon (Pilkakon) dengan aparat pekonnya, dampaknya jika dibiarkan dapat berimbas kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan.


Sebagai pimpinan Pekon hal tersebut tak seharusnya ia lakukan, bukankah mereka merupakan warganya juga, memang untuk semua itu dibutuhkan suatu pemikiran yang cukup dewasa serta memiliki jiwa kesatria untuk menerimanya atas semua hal yang terjadi pada saat Pilkakon, bukankah seorang pemimpin itu harus mengayomi dan melindungi seluruh masyarakatnya yang dulu telah terkotak-kotak, bukankah seorang pimpinan itu harus mempersatukan seluruhnya, dan tak memandang dia hitam maupun putih, supaya tak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.


Menurut salah satu aparatur Pekon Way Gelang Despan menuturkan, dengan berpindahnya aktifitas pelayanan kantor pekon way gelang ke rumah kakon, dengan membawa peralatan kantor seperti, laptop, printer, kipas angin, salon bahkan sampai berkas-berkas penting turut dibawa seluruhnya oleh kakon. Kantor pekon sebelumnya memang merupakan balai gedung GSG yang di fungsikan sudah lama sebagai kantor pekon Way Gelang.


" Kapan peralatan itu di pindahkan kami semua tidak mengetahui bang, dia (kakon) sepertinya gak mau ngantor disini lagi, pelayanan ke warga terganggu dan tak bisa kami layani, hanya kami arahkan ke rumah kakon. Setiap hari kami ngantor cuma bingung mau ngerjain apa sebab alat-alat gak ada dan berkas sudah kosong,"jelasnya.


Lanjutnya, kakon Way Gelang hanya mengajak 3 orang aparat yang baru untuk ngantor dirumahnya, dan tinggal lima orang aparatur lama masih bertahan serta masuk kerja di kantor yang lama, serta tak ada informasi pemberitahuan atau ajakan berpindah dan bekerja guna memberikan pelayanan ke masyarakat.


Ketidaksukaan kakon way gelang terhadap aparat pekonnya ia tunjukan bukan hanya kali ini saja, sudah beberapa kali kakon menyodorkan selembar surat keterangan pengunduran diri agar di tandatangani oleh aparatur Pekon Way Gelang, bahkan Kadus turut terkena imbasnya, dan saat ini tinggal mereka berlima yang masih bertahan sebagai aparatur Pekon Way Gelang.


" Pernah, jajaran aparat Pekon di paksa untuk menandatangani surat pengunduran diri saat itu, kini sisa hanya tinggal kami berlima yang menolak mundur, mungkin semua ini terjadi akibat kami tidak berpihak kepadanya ketika Pilkakon,"Tandasnya.


Sementara itu, Kepala Pekon Way Gelang Jahri ketika di konfirmasi, hanya memberikan jawaban dengan singkat tanpa menjelaskan alasannya secara detail, ia berkilah bahwa Pekon Way Gelang belum mempunyai kantor Pekon oleh sebab itu aktifitas pelayanan kantor ia pindahkan kerumahnya. Kemudian terkait pemaksaan terhadap aparatur Pekon agar menandatangani surat pernyataan pengunduran diri, kakon Jahri menolak semua tuduhan tersebut.


" Pekon Way Gelang belum ada kantor makanya kerumah, saya tidak pernah memaksa mereka menandatangani surat pengunduran diri, bohong adinda. Biar permasalahannya jangan dari sepihak maaf datang silahturahmi kerumah saya tidak izinkan," singkat Jahri.


Namun ketika ditanya lebih jauh alasannya, pesan yang dikirimkan hanya dibaca saja oleh kakon tanpa memberikan balasan jawaban dari pertanyaan yang di sampaikan. (Rudi)

Kamis, September 30

Bupati Sujadi Serahkan 158 Sertipikat Tanah Warga Waringinsari Barat

Bupati Sujadi Serahkan 158 Sertipikat Tanah Warga Waringinsari Barat

Keterangan foto: Bupati Pringsewu Hi. Sujadi tengah serahkan Sertipikat Tanah Warga Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu secara simbolis. (sumber: Humas Prokopim Pemkab Pringsewu)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Bupati Pringsewu Sujadi menyerahkan Sertipikat 158 bidang tanah masyarakat Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo.

Sertipikat tanah yang diserahkan Bupati secara simbolis didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pringsewu Rustam, S.H., M.H. di balai pekon setempat, Kamis (30/9/2021) ini berasal dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Redistribusi Tanah, dan Lintas Sektoral Kabupaten Pringsewu tahun 2021.

Bupati Pringsewu pada acara yang dilaksanakan secara protokol kesehatan yang juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Purhadi, M.Kes. dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Waskito JS, S.H., S.IP., M.H. beserta Camat dan Kapekon setempat, meminta masyarakat yang telah memperoleh sertipikat atas tanahnya untuk dapat menyimpannya dengan baik.

Dikatakan, untuk memperoleh sertipikat tanah melalui program PTSL maupun Redistribusi Tanah dan Lintas Sektoral tentunya harus melalui prosedur yang telah ditentukan.

Diharapkan juga oleh bupati agar bidang tanah lainnya yang belum bersertipikat untuk dapat segera didaftarkan, sehingga setiap bidang tanah milik masyarakat mempunyai sertipikat. Namun demikian, bupati juga berpesan kepada masyarakat untuk membayar pajak atas tanah-tanah yang dimilikinya tersebut. (Red)
Bangunan Lab SD di Lampung Selatan diduga Ngawur

Bangunan Lab SD di Lampung Selatan diduga Ngawur

Lampung Selatan- Proyek Alokasi Dana Anggaran Khusus (DAK) pembangunan laboratorium  Sekolah Dasar di Kecamatan Sidomulyo dengan biaya Rp. 1.019.303.009.63 yang pelaksanaannya sedang digarap di bulan September 2021 dan tersebar di SDN Seloretno, SDN 1 Sidodadi, SDN  3 Sidowaluyo, SDN 1 Sidorejo,SDN 1 Suka Banjar dan SDN 2 Campang Tiga diduga tidak sesuai petunjuk teknis (Juknis) Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Saat media ini mengecek di salah satu lokasi proyek tepatnya di SDN 3 Seloretno nampak pembangunan laboratorium tersebut asal jadi, tidak sesuai RAB. 

Salah seorang guru yang sedang berada di sekolah, saat dikonfirmasi namun namanya enggan disebutkan mengatakan, bangunan laboratorium SD itu sudah tiga kali ganti tukang bahkan material yang digunakan sepertinya tidak Berstandar Nasional Indonesia (SNI). 

"Gak tau siapa yang ngeborong bangunan itu, tapi kerjaan itu sudah tiga kali ganti tukang, " katanya. Senin (27/9/2021). 

Sementara, menurut sumber di percaya ,diketahui pelaksana lapangan kontraktor dipegang oleh surono.

"Namun saat ini surono sudah tidak lagi di lapangan, sekarang langsung dipegang bosnya ,namanya Yaman katanya sih orang bandarlampung.Dia juga jarang datang, kesini biasanya sore " kata salah seorang tukang yang enggan disebut namanya. 

Lebihlanjut, saat yang bersangkutan dikonfirmasi melalui via telepon, Yaman mengaku sebagai pelaksana lapangan dari pihak kontraktor dengan nada sombong mengatakan,"Gimana bang,biasalah ini lagi gupek dan ruwet,gw ini hanya dilapangan.Banyak juga yang dapat kerjaan.Seperti yang di depan bangunan kita itu (bangunan perpusatakaan SD dan WC Kecamatan Sidomulyo red).Kalau gw di lokasi nanti gw kontek -konteklah "ucap Yaman . Selasa (28/9/2021).

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan,Yespi Cory SH saat dikonfirmasi terkait berapa sekolah tahun ini yang dapat DAK dan berapa anggaran Dana DAK di dinas Pendidikan. Dirinya hanya menjawab"Belum tau, saya belum ada, Blm sempet. Masih banyak Pr di kantor dan agenda pak bupati, "katanya singkat. (ior)