Rabu, September 15

DKC Garda Bangsa Tanggamus, Apresiasi Perjuangan Ketum PKB Gus AMI Tentang Perpres Dana Abadi Pesantren

DKC Garda Bangsa Tanggamus, Apresiasi Perjuangan Ketum PKB Gus AMI Tentang Perpres Dana Abadi Pesantren

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Ketua Pengurus Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Tanggamus, Mujibul Umam, ikut bersuara terkait telah terbitnya Perpres tentang dana abadi bagi keberlangsungan sistem pendidikan di Pondok Pesantren. Serta turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua Umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar, yang telah memperjuangkan dari awal sampai terbit Perpres. Rabu, 15/09/2021.


Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Salah satu hal yang diatur dalam Perpres tersebut adalah dana abadi bagi Pondok pesantren.


Menurut pria yang juga anggota DPRD Tanggamus ini menyampaikan bahwa, merujuk Perpres tersebut, dana abadi pesantren adalah salah satu sumber pendanaan kegiatan pesantren, dana itu disediakan oleh pemerintah untuk pondok pesantren, guna untuk menjamin keberlangsungan program pendidikan di pesantren. 


" Hal ini tentunya tak lepas dari perjuangan yang dilakukan oleh Ketua DPP PKB Gus AMI (A. Muhaimin Iskandar), sampai terbitnya Perpres yang diteken Presiden Jokowi, ini tentunya merupakan sebuah kado istimewa menjelang Hari Santri Nasional 22 Oktober 2021 mendatang, dan ini juga adalah bukti PKB terhadap kemaslahatan umat," Ucap Ketua Garda Bangsa Mujibul Umam.


Untuk itu, selaku salah satu organisasi sayap di tubuh PKB, ketua Garda Bangsa Tanggamus Mujibul mengapresiasi perjuangan yang dilakukan DPP PKB, sebab dibawah kepemimpinan Ketua Umum DPP PKB Gus AMI, telah banyak memberikan perubahan cukup besar, baik secara internal partai maupun diluar partai untuk kemaslahatan umat.


"Salah satunya adalah terus mengawal kebijakan hingga sampai terbitnya Perpres tersebut, dan pastinya seluruh masyarakat khususnya Ponpes menyambut baik terbitnya Perpres ini, mengingat kebijakan tentang adanya pendanaan pesantren dari negara ini sudah lama dinantikan,"Tandas pria yang biasa di sapa Bang Mujib tersebut.(Rudi)

DPC PKB Tanggamus Apresiasi Perjuangan DPP, Terbitnya Perpres Tentang Pondok Pesantren

DPC PKB Tanggamus Apresiasi Perjuangan DPP, Terbitnya Perpres Tentang Pondok Pesantren

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tanggamus, Irwandi Suralaga memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya, atas langkah yang dilakukan oleh DPP PKB, dengan adanya saat ini Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pondok Pesantren (Ponpes), yaitu berupa dana anggaran bagi keberlangsungan kehidupan Pendidikan Ponpes. Selasa, 14/09/2021.


Hal ini disampaikan oleh ketua DPC PKB Tanggamus Irwandi Suralaga, bahwa dengan terbitnya Perpres nomor 82 tahun 2021 tentang pendanaan penyelenggaraan Ponpes, hal tersebut tak lain merupakan upaya keras perjuangan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar, atau yang biasa di sapa Gus AMI dalam mengawal dan memperjuangkan pelaksanaan UU Ponpes tersebut hingga diterbitkan.


" Alhamdulillah, dengan adanya Perpres ini maka perlu di syukuri kita bersama-sama, sebab sistem pendidikan Ponpes adalah hak yang tak terpisahkan dalam sistem pendidikan Nasional, hal ini merupakan langkah awal menuju kemandirian Pesantren,"Ungkap Irwandi.


Terbitnya UU Ponpes, adalah merupakan produk legislasi perjuangan PKB, kerja keras untuk mendorong dan mengawal agar peraturan dan kebijakan turunan dari UU Pesantren akan terus diperjuangkan dan dikawal oleh PKB, hingga pada aspek implementatif sehingga UU Ponpes betul-betul terwujud nyata dalam kehidupan Pondok Pesantren.


" PKB di bawah kepemimpinan GUS AMI memang sangat getol dalam memperjuangkan adanya dana abadi bagi Pondok Pesantren. Ini adalah wujud komitmen terhadap keberlangsungan pendidikan berbasis pesantren yang telah mengakar di Nusantara sejak zaman dahulu ,"Terangnya.


Irwandi pun menambahkan, dengan adanya ketentuan tersebut, maka mewajibkan pemerintah dalam penyediaan anggaran bagi pesantren serta pembentukan dana abadi pesantren, yang bersumber dari dana pendidikan.


" Untuk itu, kami akan terus mengawal dan memantau kebijakan tersebut di daerah, hingga sampai bisa langsung untuk dapat diterapkan bagi Ponpes-Ponpes di Kabupaten Tanggamus,"Tandas Wakil Ketua I DPRD Tanggamus tersebut.(Rudi)

Selasa, September 14

Agenda Pembahasan APBD-P Dinas Kominfo "Molor", Awak Media Tidak Diizinkan Liput Jalannya Rapat

Agenda Pembahasan APBD-P Dinas Kominfo "Molor", Awak Media Tidak Diizinkan Liput Jalannya Rapat

Keterangan foto: Hampir seluruh awak media di Kabupaten Pringsewu ramai menunggu hasil rapat. (sumber: Rofai)


Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Rapat pembahasan APBD-P Sekretariat Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Kominfo Pringsewu dengan Badan Anggaran DPRD Pringsewu digelar, Selasa (14/9/2021).

Rapat pembahasan yang diagendakan pukul 09.30 WIB., "molor" (mundur_red) hingga dimulai pukul 11.00 WIB., dan digelar secara tertutup di ruang rapat DPRD setempat.

Belum ada kejelasan mengenai dimulainya rapat diluar jadwal yang diagendakan, bahkan awak media tidak ada satupun yang diizinkan meliput pada jalannya rapat tersebut.

Sekretaris DPC AWPI Pringsewu Syaifulloh angkat bicara dan menyayangkan rapat tersebut digelar secara tertutup.

"Rapat pembahasan seperti ini seyogyanya dapat dilaksanakan secara terbuka karena berkenaan keterbukaan publik yang juga berhak mengetahui jalannya rapat secara keseluruhan", tegas Saiful.

Lanjut Saiful menyampaikan harapannya dalam rapat pembahasan mendatang dapat digelar secara terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Hal senada diungkapkan oleh Sekretaris Front Jurnalis Indonesia (FJI) Pringsewu Yuda Haryono yang menyesalkan dengan tidak adanya transparansi proses pembahasan APBD-P di ruang rapat DPRD Pringsewu.

"Proses pembahasan APBD-P ini menyangkut anggaran yang dimana didalamnya terdapat item mata anggaran belanja Koran dan Publikasi Media baik itu Cetak, Elektronik maupun TV, di Dinas Kominfo tentu awak media di Pringsewu menuntut keterbukaan jalannya proses Pembahasan tersebut supaya tidak ada spekulasi negatif yang berkembang", ucap Yuda.

Hingga berita diturunkan, hampir seluruh awak media dari Kabupaten Pringsewu tengah menunggu didepan ruang rapat guna mendapat kejelasan rapat yang digelar secara tertutup dan hasil daripada rapat tersebut. (Mr)

Senin, September 13

Tedi Kurniawan Soroti Limbah Yang mencemari Disepanjang Pantai Teluk Semaka

Tedi Kurniawan Soroti Limbah Yang mencemari Disepanjang Pantai Teluk Semaka

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Wakil ketua II DPRD Tanggamus Hi. Tedi Kurniawan,SE menyoroti limbah yang diduga kotoran minyak dan membuat tercemar oleh limbah di sepanjang pesisir pantai Teluk Semaka dan sekitarnya. Senin, 13/09/2021.


Limbah yang diduga menyerupai bongkahan membulat seperti aspal mengitam tersebut, menurut Tedi diprediksi jumlahnya mencapai puluhan Ton tersebut, di khawatirkan dapat merusak ekosistem di dalam laut dan merusak lingkungan lainnya.


" Dampak yang ditimbulkan dikhawatirkan dapat  bisa merusak kehidupan di laut, efeknya pasti mengganggu dan bisa merugikan aktifitas para nelayan di teluk semaka, hal ini apabila tidak segera ditangani pihak terkait, pasti akan membuat dampak yang lebih besar lagi, berdasarkan informasi masyarakat kita, kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi di perairan kita,"Jelas yang juga Ketua DPD PAN Tanggamus ini.


Penyebab pastinya akan keberadaan limbah ini, Tedi tak mau menduga-duga, sebab hal tersebut sepenuh diserahkan kepada ahlinya. Karena terpenting adalah bagaimana semua pihak terkait dapat melakukan penanganan sesegera mungkin pada hal tersebut, agar tak terjadi lagi dikemudian hari.


" Kita tak dapat menduga-duga sumber limbah itu dari mana, yang pasti penanganan harus segera dilakukan oleh pihak terkait, jangan sampai menimbulkan banyak kerugian, mulai dari kehidupan laut dan masyarakat selaku nelayan,"Tandas Tedi Kurniawan.(Rudi)

Dinas Lingkungan Hidup Terjun Lapangan, Pasca Keluhan Masyarakat Sekitar TPA Kalimiring

Dinas Lingkungan Hidup Terjun Lapangan, Pasca Keluhan Masyarakat Sekitar TPA Kalimiring

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanggamus, langsung turun lapangan menemui masyarakat yang mengeluhkan dampak dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kalimiring di Kecamatan Kota Agung Barat, sebab jarak antara pemukiman warga dengan TPA cukup dekat, sehingga aroma tak sedap yang ditimbulkan dan terbawa angin dari timbunan sampah-sampah tersebut. Senin, 13/09/2021.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tanggamus M. Gilas Kurniawan, melalui Kabid Pengolahan Sampah, limbah dan pertamanan Abdul Rahman,S.E menyampaikan, Dinas LH bersama dengan pihak Kecamatan Kotaagung Barat dan Puskesmas Negara Batin, langsung terjun ke bawah menindak lanjuti terkait keluhan masyarakat sekitar TPA Kalimiring, yang telah disampaikan melalui media Online di Tanggamus.


" Kami telah turun kebawah untuk menemui masyarakat Pekon Kalimiring, guna menanyakan terkait keluhan warga dampak dari TPA Kalimiring, serta dari pihak Puskesmas turut mengecek kondisi kesehatan mereka, Alhamdulillah setelah di cek tidak ada warga yang mengeluh sakit, aroma bau persoalannya,"Jelasnya.


Rahman menjelaskan, bahwa aroma bau menyengat dari TPA Kalimiring dapat menguap ke udara, ketika sampah-sampah yang menumpuk tersebut sedang diratakan (Diurai) oleh petugas menggunakan alat berat,  tumpukan sampah di bagian bawah inilah yang mengeluarkan bau (Gas Metan). Dan setelah sampah diratakan langsung ditutup dengan tanah oleh eksavator.


Hal ini pun di perparah dengan keadaan dan kondisi saat ini, karena dana anggaran turut menjadi persoalan, dimana Kas Daerah saat ini sedang kosong, sehingga berkas GU yang diajukan DLH di Keuangan ikut terhambat. Sebab eksavator membutuhkan biaya operasional tak sedikit saat digunakan, untuk mengurai dan menimbun sampah dengan tanah, selain itu juga di perparah dengan hujan turun terus menerus, dan dari bau mengundang lalat.


" SOP macet sebab anggaran untuk operasionalnya tak ada, sementara kita sudah pinjam sana-sini, alat eksavator sempat mengalami kerusakan, dan dinas tak mampu lagi bila dana operasional terus meminjam, kas daerah masih kosong. sampah saat ini sudah terurai namun belum ditimbun tanah, terhenti sebab dana operasional belum keluar,"Ungkapnya.


Kemudian, Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kakon Kalimiring, terkait adanya kompensasi TPA bagi masyarakat setempat. Ada usulan dari warga seperti alat foging guna penyemprotan, DLH dalam hal ini tak mempunyai wewenang, karena itu merupakan ranah Dinas Kesehatan, ia menyarankan pihak Pekon mengajukan proposal ke diskes, nantinya DLH akan ikut serta mengawal prosesnya


" Masyarakat mengusulkan kendaraan Tosa untuk mengangkut sampah, Rahman meminta pihak Pekon agar membuatkan proposal pengajuan, dan berharap mudah-mudahan keinginan warga dapat terpenuhi, sebagai catatan anggaran dinas tidak terpangkas/ kena recofusing akibat wabah covid-19, maka usulan kendaraan Tosa dapat terakomodir di tahun 2022, Pemkab Tanggamus dalam hal ini terus berupaya memberikan solusi yang baik bagi masyarakat, ditengah keterbatasan saat ini,"Pungkas Rahman.(Rudi)

PUPR Tanggamus Jamin Hasil Kualitas Ruas Jalan Maja- Kalimiring  Baik dan Bermutu

PUPR Tanggamus Jamin Hasil Kualitas Ruas Jalan Maja- Kalimiring Baik dan Bermutu

Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Dinas PUPR Tanggamus angkat bicara, terkait pengerjaan ruas jalan Maja-Kalimiring kecamatan Kota Agung Barat yang disoroti anggota DPRD Lampung belum lama ini. Yang ragu akan hasil kualitas jalan tersebut nantinya. Senin, 13/09/2021


Kabid Bina Marga Bowo Nugroho mewakili Kadis PUPR Tanggamus menyatakan bahwa, pelaksanaan pembangunan ruas jalan tersebut, sedikit mengalami keterlambatan, namun ia menegaskan bahwa mutu kualitas hasil pembangunannya ia berani untuk menjamin.


" Baik itu material dan komposisinya sudah kami awasi dengan baik, rekanan juga tak ada kendala yang berarti dalam hal apapun, item-item pekerjaan itu sudah dilaksanakan sebagaimana mestinya,"Ungkap Bowo.


Pengerjaan Pembangunan Ruas Jalan Maja - Kalimiring di Kecamatan Kotaagung Barat, masih kata Bowo, tahun di tahun 2021 dengan anggaran kurang lebih 3,7 Milyar. Jalan milik kabupaten yang tengah dikerjakan tersebut, memang sedikit sempit, selain itu juga dilakukan pelebaran bahu jalan, dan drainase pada bagian kiri dan kanannya. Titik yang dibangun mulai dari TPA Kalimiring sampai dengan Perbatasan Pekon Maja.


" Panjangnya yang dilakukan perbaikan sepanjang 2,4 Kilometer, sempitnya jalan mengakibatkan tanah galian drainase, oleh pihak warga tidak diperbolehkan dibuang ke lahan milik mereka, otomatis hasil galian tanah tersebut, memenuhi badan jalan sehingga sulit untuk bekerja yang hanya enak dipandang mata, pekerjaan yang mereka lakukan sudah maksimal,"Jelasnya.


Masih dikatakan Bowo, bahwa apabila pekerjaan jalan telah selesai dilakukan oleh pihak rekanan, ia mempersilahkan kepada pihak-pihak terkait untuk mengecek kondisi dan hasilnya di lapangan. Kiri kanan jalan itu juga akan dilakukan pengecoran, agar lintasan kendaraan masyarakat sedikit lebih lega pada saat kendaraan berpapasan.


" Kami juga tak ingin pekerjaan jalan ini buruk, dan seperti terlihat di awal yang acak-acakan, saya yakin hasilnya lebih rapih dan bagus kualitasnya, dan sebisa mungkin dalam pengerjaannya tak mengganggu lahan milik masyarakat agar tak ada komplain,"Tandas Bowo.(Rudi)

Jumat, September 10

Pringsewu Kirim 24 Atlet ke PON XX Papua

Pringsewu Kirim 24 Atlet ke PON XX Papua

Keterangan foto: Sebanyak 24 Atlet Pringsewu yang akan ikuti PON XX Papua didukung penuh oleh Bupati Pringsewu Hi. Sujadi. (sumber: Humas Prokompim Pemkab Pringsewu)


Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Sebanyak 24 atlet dari Kabupaten Pringsewu akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan digelar 2-15 Oktober 2021 mendatang di Provinsi Papua.

Keduapuluh empat atlet Bumi Jejama Secancanan yang akan memperkuat kontingen Provinsi Lampung, terdiri dari cabang atletik (2 orang), renang (1 orang), catur (1 orang), bilyard (1 orang), hapkido (1 orang), angkat besi (9 orang) dan angkat berat (9 orang).

Bupati Pringsewu Sujadi saat memimpin apel dalam rangka peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-38 tahun 2021 yang digelar secara terbatas dengan protokol kesehatan di lapangan Pemkab Pringsewu, Jumat (10/9/2021) pagi, mengatakan mendukung penuh setiap program yang ditujukan untuk membina dan mendampingi atlet-atlet Pringsewu.

Dikatakan, peringatan Haornas tahun ini mengusung skema baru bagi pembinaan para atlet nasional yang telah didesain sejak 2020 atas arahan Presiden Jokowi dan telah resmi dimulai pada puncak peringatan Haornas 9 September lepas, yang dikenal dengan istilah Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Dalam DBON ini, kata Bupati, telah ditetapkan prinsip-prinsip Excellent (unggul), Measurable (terukur), Accountable (dapat dipertanggungjawabkan) dan Systematic and Sustainable (sistematis dan keberlanjutan), yang disingkat 'EMAS'. "Dengan demikian, istilah Indonesia Emas dapat memiliki arti ganda, yaitu kondisi dimana bangsa Indonesia diharapkan mampu bersaing dengan bangsa lain dalam mengatasi berbagai persoalan di tanah air, selain juga merujuk pada EMAS yang merupakan prinsip-prinsip Desain Besar Olahraga Nasional", katanya.

Pada apel yang juga dihadiri Sekda Pringsewu Drs. Heri Iswahyudi dan KadisporaPar Jahron, beserta sejumlah pejabat daerah lainnya, Bupati Pringsewu didampingi Wakil Bupati Pringsewu Fauzi dan anggota DPRD setempat Maulana M.Lahudin menyerahkan hadiah dan piagam kepada 9 atlet pelajar penyandang disabilitas yang menjadi juara Pekan Paralympic Pelajar Daerah Tingkat Provinsi Lampung 2021, yakni Rivandre Andara, M.Miftaqul dan Rendi Fajriansyah (peraih medali emas), kemudian Ahmad Khoiri, Ahmad Zakaria, Rendi Fajriansyah dan Serli Herawati (peraih medali perak), serta Ratna Ayu Sugianti dan Uli Rosida (peraih medali perunggu).

Kepada para atlet pelajar penyandang disabilitas ini, Bupati Pringsewu menyampaikan apresiasi karena dengan keterbatasannya mampu membawa harum nama Pringsewu di tingkat provinsi dan nantinya di tingkat nasional, dan bahkan mungkin nantinya di level internasional. (Red)