Minggu, September 5

NGO JPK Lampung Ajak Masyarakat Awasi  Monopoli Proyek APBN 2021 Diduga Kusut

NGO JPK Lampung Ajak Masyarakat Awasi Monopoli Proyek APBN 2021 Diduga Kusut



Lampung - NGO JPK (Jaringan Pemberantasan Korupsi) Provinsi Lampung mengajak  lapisan masyarakat untuk ikut berperan serta melakukan pengawasan atas realisasi pekerjaan infrastruktur satuan kerja vertikal tahun 2021 di Provinsi Lampung. 


Hal ini sesuai dengan tujuan pemerintah untuk  meningkatkan produktivitas dan konektivitas,diantaranya  infrastruktur dasar seperti rumah,  infrastruktur energi dan pangan, infrastruktur untuk konektivitas dan mobilitas, serta akses TIK (teknologi informasi dan komunikasi). 



Ketua NGO JPK Korwil Lampung Detria Jaya atau yang akrab dipanggil Ajo, mengatakan peran serta masyarakat dalam pengawasan kegiatan proyek ini sangat dibutuhkan agar meminimalisir kecurangan dan penyimpangan yang terjadi.



Dimana proyek infrastruktur tersebut dibiayai APBN dan peruntukannya adalah untuk masyarakat banyak.



"Bahkan pembangunan tersebut sudah dinanti bertahun -tahun oleh masyarakat.,"kata Ajo. 



Ditegaskannya, Kegiatan proyek yang dilakukan oleh pemerintah melalui rekanan berpotensi diselewengkan.Seharusnya di awasi secara ketat oleh konsultan pengawas dan satker terkait. 


Oleh karena itu, kata Ajo perhatian negara ke Lampung melalui alokasi APBN untuk mempercepat pembangunan diharapkan tidak disalahgunakan melalui kongkalikong oknum-oknum pejabat kementerian dan lembaga yang berkolusi dengan kaum kuat bermodal. 


"Terpanggil untuk pencegahan terhadap praktik KKN dalam realisasi proyek negara melalui dana APBN, maka kami dari NGO JPK  siap mengawal temuan tindak pidana korupsi sampe tuntas, "tegas Ajo melalui keterangan tertulisnya. 



Sementara, dugaan atas kusutnya pelaksanaan proyek APBN di Provinsi Lampung terkuak setelah beberapa media daring lokal memberitakan terkait dugaan kusutnya realisasi pekerjaan proyek APBN dengan total biaya Rp. 168 miliar, dikutip di sinarlampung.co pada 4 September 2021.


Diantaranya pembangunan Pengamanan Pantai Kalianda objek Pantai Sukaraja, Kabupaten Lampung Selatan, yang kerjakan PT. Basuki Rahmanta Putra, dengan nilai anggaran Rp Rp67,786 miliar(Rp67.786.022.202,80),  pembangunan Pengaman Pantai Kalianda objek Pantai Maja, juga di Kabupaten Lampung Selatan dikerjakan PT. Mina Fajar Abadi dengaan nilai anggaran Rp38 Miliar (Rp38.061.681.300). 


Lalu proyek pembangunan Rumah Susun Universitas Lampung (Unila) di Bandar Lampung, dikerjakan PT. Sihyong Jaya Persada, Rp11,659 miliar (Rp11.659.239.900),proyek pembangunan Rumah Susun Institut Teknologi Sumatera (Itera) Bandar Lampung, dikerjakan PT Pubakot Jaya Abadi, dengan anggaran Rp23,436 miliar (Rp23.436.035.084).


Dan terakhir proyek pembangunan Jalan Lingkar Itera, Kabupaten Lampung Selatan,yang dikerjakan PT Bangun Yodya Persada, anggaran Rp19,9 miliar (Rp19.953.491.000). 

(Red)

Sabtu, September 4

Sekdakab Pringsewu Agendakan Kunjungan ke Kafilah STQ Lampung

Sekdakab Pringsewu Agendakan Kunjungan ke Kafilah STQ Lampung

Keterangan foto: Sekdakab Pringsewu Drs. Heri Iswahyudi, M.Ag., dalam kunjungannya ke Kafilah STQ Provinsi Lampung. (sumber: Diskominfo Pringsewu)


Pringsewu - Bandar Lampung, www.lampungheadlines.com - Sekertaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.H.Heri Iswahyudi,M.Ag mengunjungi para Kafilah STQ Provinsi Lampung asal Pringsewu yang akan mengikuti Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Nasional ke XXVI Tahun 2021 Sofifi, Maluku Utara, 16 s.d 25 Oktober 2021 di Hotel Nusantara Syariah Bandar Lampung, Jumat (3/9/2021).

Sekda Pringsewu sebagai Ketua LPTQ Kabupaten Pringsewu disambut oleh Kasubag Kelembagaan Bina Spiritual Bagian Kesra Provinsi Lampung Sholiqin Ngabiantoro,S.Pi., M.M.  Pada kegiatan Training Center Tahap I Kafilah Provinsi Lampung ini Heri Iswahyudi menyatakan rasa senang dan bangga, karena dari 18 Kafilah Provinsi Lampung, 3 orang diantaranya berasal dari Kabupaten Pringsewu, yang terdiri dari 1 Kafilah laki-laki dan 2 Kafilah perempuan. Beliau juga memberikan support dan semangat kepada para Kafilah agar tetap semangat dalam mengikuti Training Center Tahap I ini, “Meskipun di tengah pandemi Covid-19, kalian harus tetap semangat. Jaga kesehatan, jaga asupan nutrisi, istirahat yang cukup, serta selalu terapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kakan Kemenag Kabupaten Pringsewu H. Ahmad Rifa'i juga mendoakan semoga para Kafilah selalu sehat dan mampu mengikuti STQ Tingkat Nasional dengan baik, serta mampu meraih prestasi yang membanggakan bagi Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Pringsewu. (Red)
Anggota DPRD Tanggamus Irsi Jaya, Monitoring Pekerjaan Ruas Jalan Batu Bedil-Airbakoman

Anggota DPRD Tanggamus Irsi Jaya, Monitoring Pekerjaan Ruas Jalan Batu Bedil-Airbakoman



Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Demi memastikan hasil pembangunan memiliki kualitas baik dan bermutu, untuk itu Anggota DPRD Tanggamus dari dapil IV Irsi Jaya,S.H melaksanakan monitoring ke lapangan meninjau pekerjaan ruas jalan Batu Bedil - Airbakoman yang sedang dalam proses pengerjaan oleh Kontraktor. Jumat, 03/09/2021.



Monitoring yang dilakukan oleh anggota legislatif dari fraksi PPP tersebut, untuk memastikan pembangunan jalan itu dikerjakan sesuai dengan RAB supaya berkualitas, sebab nantinya bisa dapat dinikmati lama oleh masyarakat Pekon. Menurut Irsi ruas jalan ini merupakan akses vital perlintasan dari aktifitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil bumi pertanian dan perkebunan masyarakat.


Berdasarkan pengamatan dilapangan Irsi Jaya yang mengendarai motor trail tersebut memantau pekerjaan dari titik nol hingga finish sepanjang 2,6 kilometer. Tidak hanya mutu aspal Hotmix saja yang dicek, Irsi juga mengecek pekerjaan pembangunan drainase, satu paket gabungan dengan pembangunan jalan Hotmix tersebut.


Disela-sela, pengecekan itu, Irsi berpesan kepada pengawas lapangan dan pihak rekanan, agar pekerjaan dilakukan dengan baik sesuai dengan spesifikasi dan juga RAB yang ada.


"Jadi bapak-bapak, ini pekerjaan jalan bukan tiba-tiba turun dari langit, ada perjuangan yang cukup panjang, dibahas bersama antara Pemerintah dengan DPRD, sehingga dana ini bisa digelontorkan untuk pembangunan jalan dan drainase, jadi saya mohon agar mutu kualitasnya diperhatikan benar, jangan asal-asalan, sebab ini masyarakat yang akan menikmatinya, "kata Irsi ke salah seorang pengawas pekerjaan.


Dilanjutkan Irsi bahwa butuh perjuangan panjang agar jalan ruas Batu Bedil-Airbakoman ini dapat terealisasi, ini diawali dari pembahasan tahun 2019, dimana Irsi pertama kali dilantik sebagai anggota DPRD Tanggamus periode 2019-2024. Saat pembahasan, lanjut Irsi mulanya dianggarkan Rp1,8 miliar untuk penanganan jalan Batu bedil-Airbakoman, namun itu masih belum cukup, lalu ditahun 2020 dianggarkan lagi Rp3 miliar, lagi-lagi anggaran itu belum mencukupi untuk Hotmix sepanjang 2,6 kilometer dan pembangunan drainase.


"Saya lalu koordinasi dengan bupati melalui telepon dan dinas PUPR agar anggaran dapat ditambah, Alhamdulillah, tahun 2021 ini bisa terealisasi dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp4,8 miliar. Saya atas nama masyarakat mengucapkan terimakasih kepada bupati Dewi Handajani yang sudah merealisasikan jalan ini sebab dari tahun 2011 jalan ini rusak tidak tersentuh pembangunan dan sering dikeluhkan masyarakat empat pekon yaitu Batu Bedil, Sumbermulya, Srimenganten dan Airbakoman,"Ucap Irsi.


Masih kata Irsi bahwa berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan baik itu pekerjaan Hotmix maupun drainase 75 persen hasilnya sudah bagus. Namun ia memberikan masukan agar, jalan Hotmix di salah satu titik tepatnya di Tebing Betung dapat diulang lagi karena ada bagian yang  kondisinya cukup bergelombang.


"Kalau ketebalan aspal, volume drainase sudah sesuai, cuma tadi ada jalan sedikit bergelombang di tanjakan tebing Betung. Saya minta rekanan memperbaiki itu. Apabila tidak, maka saya minta Dinas PUPR untuk tidak melakukan PHO atau serah terima pekerjaan, kalau bisa retensinya jangan dikeluarkan dulu. Kami ingin agar jalan ini awet, jangan sampai baru tiga bulan jalan sudah hancur, tentu masyarakat kecewa,"pungkas Politisi dari PPP tersebut.


Sementara Kepala Pekon Batu Bedil, Sahdin Almahata, mengucapkan terimakasih kepada Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani yang sudah merealisasikan perbaikan jalan." Terimakasih bupati dan anggota DPRD Tanggamus Irsi Jaya yang sudah memperjuangan agar jalan ini diperbaiki, kami masyarakat tentu sangat senang, artinya nanti tidak susah lagi mengangkut hasil bumi, semoga jalan ini umurnya panjang,"Tandas Sahdin.(Rudi)

PC GP ANSOR Tanggamus meninjau serta menyerahkan Bantuan sandang pangan Bagi korban banjir

PC GP ANSOR Tanggamus meninjau serta menyerahkan Bantuan sandang pangan Bagi korban banjir


Tanggamus, www.lampungheadlines.com -Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat korban banjir bandang di Kecamatan Semaka, Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tanggamus meninjau  langsung ke lokasi banjir, sekaligus menyerahkan bantuan berupa paket sembako ke posko tanggap bencana untuk kemudian didistribusikan ke warga masyarakat. Jum'at, 03/09/2021.



Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Tanggamus Zulki Qurniawan,SE di dampingi beberapa pengurus Ansor, dalam pemberian bantuan bagi masyarakat terdampak banjir tersebut, diterima langsung oleh Camat Semaka Wiwin Triyani, dan bersama-sama meninjau sejumlah lokasi titik banjir terparah yang menerjang kecamatan Semaka beberapa hari yang lalu, 


Dalam peninjauannya, Zulki Qurniawan yang juga merupakan anggota DPRD Tanggamus turut mendengarkan keterangan camat Semaka serta masyarakat, terkait terjadinya banjir bandang yang mengakibatkan banyak kerusakan dan kerugian bagi masyarakat, bermula hujan deras yang mengguyur, berimbas dengan meluapnya Air Sungai Sedayu, sehingga tanggul penahan air pun tak sanggup lagi menahan derasnya luapan air sungai Sedayu.


" Tanggul penahan air sungai jebol, dan itu merupakan titik awal mula terjadinya banjir bandang yang melanda beberapa Pekon di Kecamatan Semaka, bahkan saya lihat sendiri sampai-sampai makam-makam ikut terhanyut terbawa air sungai,"Ungkap Zulki.


Untuk itu Ketua Ansor Tanggamus ini berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten, agar secepatnya mencari solusi yang tepat, dalam mengatasi banjir bandang yang selalu terjadi ketika hujan deras mulai melanda, masyarakat terus dihantui perasaan was-was, terlebih saat hujan turun di malam hari, sehingga masyarakat berjaga-jaga guna mengantisipasi kejadian tersebut.


" Sungai Sedayu harus dilakukan pembronjongan yang kuat, guna menahan terjangan air sungai Sedayu ketika meluap, keterangan masyarakat disana bahwa pembangunan tanggul kebanyakan merupakan hasil swadaya dari masyarakat sekitar. Mari kita selalu berdoa mudah-mudahan banjir bandang di Semaka ini tak terulang lagi, bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,"Pungkas Zulki Qurniawan juga selaku ketua Komisi IV DPRD Tanggamus tersebut.(Rudi)

Jumat, September 3

Bapas Pringsewu Ajak Klienpas Ikhlas Bertaubat

Bapas Pringsewu Ajak Klienpas Ikhlas Bertaubat

Keterangan foto: Peserta Klienpas tengah ikuti Bimbingan Kerohanian Praktekkan Pemandian Jenazah di Bapas Pringsewu. (sumber: Nn)


Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung gelar Bimbingan Kerohanian yang diikuti oleh 40 Klienpas warga binaan bertempat di Aula kantor setempat, Jum'at (3/9/2021).

Bekerjasama dengan Pondok Pesantren Ar Rahman Warga binaan Bapas Pringsewu ikuti bimbingan praktek Simulasi Pemandian Jenazah. Praktek dilakukan dengan menggunakan media Patung Boneka sebagai obyek yang dimandikan.

Ustadz Nur Islam dari Pondok Ar Rahman selaku Pembimbing praktek sebelumnya memberi kajian-kajian keislaman kepada para klien mengenai arti hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga peserta Klienpas memahami perlunya memohon Taubat atas dosa-dosa lalu.

"Harapannya dengan mengikuti praktek pemandian Jenazah ini para peserta benar-benar melakukan secara ikhlas lahir dan batin", ucap Ustadz Nur.


Dalam kesempatan Ustadz Nur juga menyampaikan QS An Nisa ayat 31 yang artinya sebagai berikut:

"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (Surga)".

Lanjut Ustadz Nur menyampaikan "semua manusia akan dihadapkan dengan kematian dan akan dimandikan seperti dalam praktik pemandian Jenazah ini, dan setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan, namun perlu diingat segala dosa yang pernah diperbuat oleh manusia tentu saja mengharap ampunan dari Tuhan, maka itu manusia harus mau bertaubat dan tidak mengulangi perbuatan tersebut kembali", pesannya.

Dalam acara Bimbingan tersebut Prayudha Rachmadany Kepala Bapas Pringsewu juga menyampaikan beberapa pesan jika melakukan dosa ataupun kesalahan, maka segeralah untuk bertaubat.

"Ikhlaslah saat melakukan sebuah taubat, dan harus dengan ikhlas untuk menjalankannya. Karena dengan keikhlasan itu artinya hanya mengharapkan ridho dari Allah SWT", ucapnya.

Prayudha juga mengatakan menyesali perbuatan selain harus mengakui dosa, juga seyogyanya memiliki rasa penyesalan, sehingga penyesalan tersebut akan memberikan kemampuan untuk takut dan menjadi penghalang apabila berniat mengulang kembali kesalahan atau dosa tersebut.

"Ambil Hikmah dalam acara Bimbingan Kerohanian ini, lepas dan tinggalkan semua perbuatan dosa", singkat Kepala Bapas Pringsewu.

Acara Bimbingan Kerohanian tersebut berjalan dengan lancar dan tetap mematuhi Prokes Covid 19 yang terbagi dalam 2 (Dua) Sesi. (Mr)
JPK Dan BaraJP Desak Kejari Pringsewu cepat tangani Polemik BPNT di Pringsewu

JPK Dan BaraJP Desak Kejari Pringsewu cepat tangani Polemik BPNT di Pringsewu



PRINGSEWU - JPK desak Kejari Pringsewu terkait penanganan dugaan Pengkondisian, Mark-Up harga hingga KKN yang dilakukan oleh oknum Dinas sosial Pringsewu. Terkait dengan laporan JPK ke Kejaksaan negeri pringsewu yang dirasa tak kunjung ditindaklanjuti secara cepat, JPK mendatangi kantor kejaksaan negeri Pringsewu dengan maksud konsultasi dengan Kepala kejasaan negeri Pringsewu, untuk mempertanykan Langkah apa yang telah kejari Pringsewu lakukan untuk menindak lajuti laporan yang dilakukan oleh JPK pada awal bulan agustus lalu.


Namun saat dikantor kejari Pringsewu, tim JPK tidak bisa bertemu langsung dengan kajari Pringsewu Ade indrawan, SH melainkan bertemu dengan Bambang dan ivan  yang meruapakan anggota seksi intelijen kejari Pringsewu. Kadatangan JPK korwil Lampung dan Korda Pringsewu juga didampingi oleh Korwil BARAJP (Barisan Rakyat Jokowi Presiden) Faisal, LBH dan sejumlah Awak media.


Saat koordinasi JPK Korda Pringsewu Yang diwakili oleh Ketua Korda JPK Pringsewu Achmad yang didampingi Advokat M. Ariansyah, SH, guna menanyakan terkait sejauh mana tahapan yang dilakukan Kejari Pringsewu sekaligus menyerahkan bukti tambahan terkait Pelaporan yang sebelumnya.


Pada intinya kami mempertanykan sejauh mana Kejari Pringsewu ini menindaklanjuti laporan kami dari JPK dan juga kami menyerahkan beberapa bukti tambhan yang dirasa dibutuhkan untuk melangkapi laporan kami sebelumya, kami juga mendesak untuk kejari Pringsewu untuk meindaklanjuti secara cepat, terkait apa yang menjadi laporan kami, karen ini untuk kepentingan masyarakat. Dan seperti kita ketahui Program sembako ini kan jelas adalah program ungulan dari Presiden Jokowi Dodo, seharusnya Ketika program unggulan ini kok ditemukan adanya ketidak sesuaian dari para pihak yang berwenang maka harus jadi prioritas untuk dilakukan uapaya-upaya untuk meminimalisir terjadinya Tindakan Melawan Hukum seperti Mark up harga dan juga pengkondisian Suplayer, apalagi sampai dengan tidakan Korupsi. Uangkap Achmad Ketua Korda JPK Pringsewu.


Sementara itu Fasial Korwil BARAJP juga mengungkapkan Program BPNT/Sembako melalui Kementrian Sosial ini kan salah satu upaya Pemerintah dalam mensejah terakan masyarakat terkhus para KPM, ini kan masuk dalam JPS Jaring pengaman sosial dalam kondisi sulit seperti sekarang ini, tentu ini sangat akan bisa mensejahterakan, namun sangat disayangkan jika apa yang terjdi malah justru menjadi polemik ditengan masyarakat saat mereka para KPM program ini mengeluh karena mereka merasa apa yang didapat dari E-Warong selaku perpanjangan tangan pemerinmtah pusat yang ditunjuk oleh Bank himbara (himpunan bank-bank negara) tidak sesui dari segi kualitas dan kwantias, dimana nilai 200 ribu hanya mendapatkan Sembako yang Ketika meraka bandingkan dengan warung/toko sembako biasa justru kok lebih mahal. Ungkapnya.


Sementara itu pihak kejaksan Negeri Pringsewu yang diwakili oleh Bambang dan Ivan mengungkapkan jika saat ini tahapan dari kejaksaan negeri Pringsewu adalah masih dalam tahap Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket) sebelumnya Kejaksaan negeri sudah memangggil beberapa E-Warong dan KPM dari beberapa tempat di Kabupaten Pringsewu, seperti E-Warong dari Tulungagung dari Pringsewu dan juga dari Banyumas. Untuk dimintai keterangan, nanti jika sudah dirasa cukup dan terdapat indikasi pelanggran maka akan dilimpahkan ke Pidsus (Pidana Khusus) seperti itu tahapanya. Ungkap Bambang.


Sementara itu sampai kapan proses Pulbaket ini, pihak kejaksaan masih belum bisa menentukan. Kami belum bisa memastikan bisa satu atau dua bulan, karena banyak yang akan dimintai keterangan. ungkap Bambang. (Red)

Pekon Podomoro Rencanakan Bentuk Bank Sampah Pasca Berdirinya TPST

Pekon Podomoro Rencanakan Bentuk Bank Sampah Pasca Berdirinya TPST

Keterangan foto: Kegiatan Review perencanaan kegiatan Kotaku di Aula Pertemuan Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu dengan ikuti Prokes 5M. (sumber: @Kotaku Pringsewu)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - "Pekon Podomoro bersiap bentuk Bank Sampah ditingkat Desa sebagai pembelajaran pengelolaan sampah".

Hal tersebut diungkapkan Kepala Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu Hi. Supriyo ketika hadiri kegiatan Review perencanaan kegiatan Kotaku di Aula Pertemuan di Pekon setempat, Jum'at (3/9/2021).

Salah satu perencanaan yang dibahas pasca terbangunnya Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Dusun II Pekon Podomoro ini sebagai bentuk Kolaborasi Pengelolaan Sampah antara Pemerintah Pekon bersama warga dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pringsewu.

"Harapan kedepannya nanti dengan terbentuknya Bank Sampah akan ada sumbangsih dari warga khususnya di Pekon Podomoro untuk menjadi Kepengurusannya", harap Supriyono.

Acara pertemuan tersebut turut dihadiri Koordinator Kota (Korkot) Kotaku Pringsewu Muhammad Ridwan bersama jajaran Askorkot dan Tim Faskel, Bhabinkamtibmas Podomoro Bapak Dani serta Ketua Lingkungan setempat. (Mr)