Tampilkan postingan dengan label lampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lampung. Tampilkan semua postingan

Sabtu, November 27

MTQ ke-48 Provinsi Lampung Resmi Dibuka, Ini Pesan Bupati Sujadi

MTQ ke-48 Provinsi Lampung Resmi Dibuka, Ini Pesan Bupati Sujadi

Keterangan foto: Bupati Pringsewu Hi. Sujadi (ke Empat dari Kanan_red) hadir dalam Pembukaan MTQ Provinsi Lampung ke-48. (sumber: Humas Prokompim Pemkab Pringsewu).

Pringsewu - B. Lampung, www.lampungheadlines.com - Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Provinsi Lampung ke-48 secara resmi dibuka oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Islamic Centre, Rajabasa, Bandar Lampung, Jumat (26/11/21) malam.

Upacara pembukaan dengan standar protokol kesehatan yang ditandai dengan prosesi pemukulan bedug ini dihadiri Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Lampung beserta jajaran Pemprov, Kanwil Kementerian Agama dan Forkopimda Provinsi Lampung, serta para Bupati dan Walikota beserta Forkopimda Kabupaten dan Kota, termasuk Bupati Pringsewu Sujadi dan Ketua LPTQ Pringsewu Heri Iswahyudi beserta jajaran Pemkab, DPRD, Kemenag dan Forkopimda Pringsewu.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berpesan kepada para peserta untuk sentiasa menjunjung tinggi akhlaq yang Qur'ani agar pelaksanaan MTQ ini menghasilkan qori dan qoriah yang berkualitas, sehingga nantinya dapat bersaing pada MTQ Nasional mendatang. "Saya yakin MTQ ini akan mendatangkan keberkahan bagi Provinsi Lampung", pesan Gubernur.

Sementara itu, Kafilah Kabupaten Pringsewu yang mengikuti MTQ ke-48 Provinsi Lampung seluruhnya berjumlah 110 orang, terdiri dari peserta lomba 60 orang dan official 50 orang, yang akan mengikuti semua cabang dan tangkai yang dilombakan. Selama pelaksanaan MTQ ini, para Kafilah Pringsewu ditempatkan di Hotel Nusantara, Bandar Lampung.

Saat pelepasan Kafilah Kabupaten Pringsewu di Aula Utama Pemkab setempat, Kamis (25/11/21) lalu, Bupati Pringsewu Sujadi juga berpesan kepada para kafilah Negeri Bersahaja untuk selalu menumbuhkan semangat berjuang, serta berharap dapat bermusabaqah dengan baik, dan mematuhi segala aturan yang ada, sehingga dapat meraih prestasi yang membanggakan seluruh masyarakat Kabupaten Pringsewu. (Red)

Rabu, November 17

Bupati Sujadi Hadiri Pelantikan Ketua DPC APDESI Pringsewu Masa Bhakti 2021-2026

Bupati Sujadi Hadiri Pelantikan Ketua DPC APDESI Pringsewu Masa Bhakti 2021-2026

Keterangan foto: Bupati Pringsewu Hi. Sujadi (duduk tengah_red) berfoto bersama usai pelantikan. (sumber: Rofai)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Lampung Bapak Hi. Suhardi, S.Sos., M.M., resmi melantik Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Pringsewu bapak Abidin Ayub beserta jajarannya dengan Masa Bhakti 2021-2026, Rabu (17/11/21).

Bertempat di Aula Bupati gedung Pemerintah Kabupaten Pringsewu, proses berjalan baik dengan Protokol Kesehatan yang ketat.

Hi. Suhardi, S.Sos., M.M., selaku Ketua DPD APDESI Provinsi Lampung dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas terlantiknya kepada Ketua DPC APDESI Kabupaten Pringsewu beserta jajarannya dan supaya menjaga amanah dan dijalankan dengan baik.

"Support dari Bupati dan Wabup Pringsewu merupakan nilai tersendiri yang akan menjadi contoh bagi APDESI Kabupaten lain di Provinsi Lampung bahkan bisa menjadi percontohan di Provinsi lain", ucap Hi. Suhardi.

Ketua DPD APDESI Lampung juga menghimbau kepada Ketua DPC APDESI Pringsewu beserta jajaran supaya perlu adanya kekompakan diantara Kepala Pekon. "Harus diingat terkait Dana Desa (DD), tolong!, pergunakan DD ini sesuai Regulasi yang ada dan jangan sampai bersenggolan dengan hukum", pesannya.

Tampak hadir dalam pelantikan Bapak Bupati Kabupaten Pringsewu Hi. Sujadi Saddat, Wakil Bupati Dr. Fauzi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sukarman, S.Pd., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Eko Sumarmi, S.K.M., Kepala Kecamatan (Camat) se-Kabupaten Pringsewu, Jajaran Aparatur Pekon, Tokoh masyarakat, Tokoh agama dan tamu undangan.

Dalam kesempatan Bupati Pringsewu Hi. Sujadi sampaikan sambutannya mengucapkan selamat atas pelantikan Ketua DPC APDESI Kabupaten Pringsewu Masa Bhakti 2021-2026.

"Proses suksesi pengurusan ini sudah memenuhi semua unsur dan regulasi yang ada, APDESI ini bukanlah main main, kiprahnya juga bukan main main", ucap Bupati.

Bupati Sujadi juga mengatakan Apdesi harus 'Gagah Ojo Gragas' (Tegap dan kuat jangan Serakah_red), dan harus ada rasa kebersamaannya.

"Koordinasi harus dijaga baik dari mulai tingkat Pekon, Kecamatan hingga sampai tingkat Kabupaten, jangan terlibat dengan hukum", tegas Bupati.

Bupati mengingatkan Rencana Kerja yang sudah disiapkan untuk 5 tahun kedepan beserta anggaran-anggarannya harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Bupati Sujadi juga menegaskan "Kepala Pekon mempunyai kedudukan yang strategis dalam menjaga ideologi Pancasila, jangan sampai ada negara di dalam negara, Selamat bertugas dan selamat mengemban amanah", tutupnya.

Acara tersebut ditutup dengan do'a yang dipimpin Bapak Rohmad Hadi. (Mr)

Selasa, November 9

Kunker di Pringsewu, Riana Sari Resmikan Sekolah Lansia LKS Amanah Bunda

Kunker di Pringsewu, Riana Sari Resmikan Sekolah Lansia LKS Amanah Bunda

Keterangan foto: Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Djunaidi (kiri_red) serahkan hadiah lomba senam usai peresmian Sekolah Lansia LKS Amanah Bunda. (sumber: Prokompim Humas Pemkab Pringsewu)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Di sela-sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Pringsewu, Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Djunaidi meresmikan Sekolah Lansia Amanah Bunda di Pringsewu, Senin (8/11/21).

Sekolah Lansia LKS Amanah Bunda Pringsewu yang merupakan lembaga pendidikan non formal yang ditujukan bagi para lansia, saat ini menjadi satu-satunya di Provinsi Lampung.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal Djunaidi yang juga Ketua LKKS Provinsi Lampung didampingi Ketua TP-PKK sekaligus Ketua LKKS Kabupaten Pringsewu Nurrohmah Sujadi serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu Titik Puji Lestari.

Riana Sari Arinal Djunaidi berharap Sekolah Lansia LKS Amanah Bunda Pringsewu bisa menjadi percontohan dan embrio bagi kabupaten kota lainnya di Provinsi Lampung. "Kita semua pada saatnya nanti akan menua, sehingga semestinya kita memuliakan para lansia", ujarnya.

Riana Sari juga mengungkapkan bahwa Pemprov Lampung juga akan membangun sebuah Taman Lansia yang nantinya akan menjadi pusat kegiatan para lansia.

Sementara, Ketua TP-PKK sekaligus LKKS Kabupaten Pringsewu Nurrohmah Sujadi menjelaskan Sekolah Lansia LKS Amanah Bunda Pringsewu yang mulai mengawali kegiatannya sejak awal 2021 ini didirikan atas inisiasi LKKS dan Dinas Sosial Provinsi Lampung, dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat serta meningkatnya usia harapan hidup disamping berdaya guna. "Di sekolah non formal ini, para siswanya yang terdiri dari para lanjut usia mendapatkan berbagai pendampingan dan pelatihan mengenai kesehatan, sosial, keagamaan dan lainnya, sehingga diharapkan mereka dapat menjalani kehidupan hari tuanya dengan bahagia dan sejahtera serta kualitas yang lebih baik", jelasnya. (Red)

Sabtu, November 6

Sambangi PWI Lambar, Wirahadikusumah: Kolaborasi untuk Perubahan di Era Digitalisasi

Sambangi PWI Lambar, Wirahadikusumah: Kolaborasi untuk Perubahan di Era Digitalisasi

Keterangan foto: Calon Ketua PWI Provinsi Lampung (baju putih_red) tengah bersilahturahmi ke PWI Lambar. (sumber: Yuda Haryono)

Lampung, www.lampungheadlines.com — Calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung, Wirahadikusumah, mengungkapkan sejumlah motivasi untuk maju dalam suksesi PWI. 

Hal ini ia ungkapkan saat bersilaturahmi ke PWI Lampung Barat (Lambar) di Pondok Bambu Sabah Beghak Pekon Sebarus Kecamatan Balik Bukit, Lambar, Sabtu (6/11/2021).

Wira yang juga Direktur salah satu media di Lampung mengungkapkan motivasi pertama, karena PWI adalah organisasi wartawan tertua yang melahirkan kader-kader hebat. 

Kedua, di era digitalisasi ini tidak hanya butuh wartawan yang mampu membuat berita dengan baik. Namun juga jurnalis yang bisa cepat beradaptasi. 

Itulah mengapa butuh dukungan semua pihak untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi wartawan untuk terus mengembangkan diri.

PWI dalam hal ini bertanggung jawab meningkatkan kapabilitas anggotanya agar cepat mengikuti perubahan. 

"Saya tentu tidak bisa melakukannya tanpa sokongan dan bantuan dari semua keluarga besar PWI. Jadi ayo berkolaborasi untuk melakukan perubahan cepat tanggap di era digitalisasi," ajaknya. 

Wira sapaan akrabnya, juga menuturkan seorang ketua esensinya adalah anggota. Tidak mungkin ada ketua tanpa anggota.

Untuk itulah dia bersilaturahmi untuk memohon doa restu kepada keluarga besar PWI Lambar. 

Ketua PWI Lambar, Rifaie Arip, mengatakan PWI Lambar tidak akan mengintervensi anggota atau pengurus dalam pemilihan ketua PWI Provinsi Lampung.

"PWI Lambar punya 18 pengurus yang memiliki hak suara dan itu dari berbagai media. Karenanya saya sepenuhnya serahkan dengan anggota," singkatnya. (Red)

Jumat, Oktober 1

Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Pringsewu Terungkap, Kejari Tetapkan Tersangka

Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Pringsewu Terungkap, Kejari Tetapkan Tersangka

Keterangan foto: Ilustrasi.

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi oleh kejaksaan Negeri Pringsewu Lampung terkait anggaran seketariat DPRD Pringsewu tahun 2019 dan 2020 ditemukan fakta baru. Jumat (1/10/2021).

Pasalnya, tim penyidik kejari setempat telah menemukan 2 alat bukti dan menetapkan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan belanja nakanan dan minuman rapat Alat Kelengkapan Dewan (Akd) dan kegiatan belanja makan dan minum rapat paripurna tahun anggaran 2019 dan Tahun Anggaran 2020.

Mewakili Kajari Pringsewu, Median Suwardi Kasi Intelejen Kejari setempat dalam keterangan pres rilinya mengatakan terkait besaran anggaran pada kegiatan belanja makan dan minum rapat Alat Kelengkapan Dewan (Akd) dan Kegiatan Belanja Makanan Dan Minum Rapat Paripurna Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 576.020.000,- (lima ratus tujuh puluh enam juta dua puluh ribu rupiah) 

Dan kegiatan belanja makan dan minum Rapat Alat Kelengkapan Dewan (Akd) dan kegiatan belanja makan dan minum Rapat Paripurna Tahun Angaran 2020 Rp. 519.750.000,- (lima ratus Sembilan belas juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Sehingga total anggaran sebesar Rp. 1.095.770.000,- (satu miliar Sembilan puluh lima juta tujuh ratus tujuh puluh ribu rupiah). 

"Bahwa dari kegiatan tersebut Kejaksaan Negeri Pringsewu menetapkan tersangka atas nama SRW selaku Pejabat Pelaksanan Teknis Kegiatan (PPTK) pada kegiatan tersebut dengan SPRINDIK No.01 / L.8.20/ Fd.2/10/2021 tanggal 01 oktober 2021," jelas Median.

Dalam hal ini, modus tersangka dengan cara melakukan Mark Up harga belanja makanan dan minuman Rapat Alat Kelengkanapan Dewan dan Rapat Paripurna. 

Dimana perbuatan tersangka diduga telah malawan hukum sebagaimana diatur dan diancam Primair : Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Subsidair : Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Bahwa Sesuai dengan penghitungan kerugian Keuangan Negara yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembanguan Perwakilan Provinsi Lampung No: SR -1303/PWOB/5/2021 tanggal 09 September 2021 diperoleh hasil penghitungan kerugian keuangan negara atas dugaan Tindak Pidana Korupsi penyelewengan dana kegiatan pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2019 dan 2020 sebesar Rp.311.821.300,00 (Tiga ratus sebelas juta delapan ratus dua puluh satu ribu tiga ratus rupiah).

Terhadap SRW penyidik melakukan penahanan kota dengan pertimbangan tersangka bersikap kooperatif.

Selain itu, kondisi kesehatan tersangka dalam keadaan kurang baik dibuktikan dengan surat rekam medik, selanjutnya keluarga dari Tsk telah membuat surat jaminan bahwa TSK akan terus bersifat kooperatif selama proses penyidikan berlangsung.

Selain itu pihak tsk dengan didampingi Penasihat hukum juga telah menitipkan uang titipan sejumlah Rp.295.000.000,-(Dua ratus sembilan puluh lima juta rupiah) dari jumlah total kerugian negara sebagaimana hasil penghitungan BPKP Lampung. (Mr/Nn)