Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, Oktober 5

PMI Pringsewu Gelar Vaksinasi di Gadingrejo

PMI Pringsewu Gelar Vaksinasi di Gadingrejo

Keterangan foto: Wabup Pringsewu Dr. Fauzi tengah tinjau Vaksinasi di Pekon Tegal Sari, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. (sumber: Prokopim Humas Pemkab Pringsewu)

Pringsewu, www.lampungheadlines.com - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Balai Pekon Tegalsari, Kecamatan Gadingrejo, Selasa (5/10/21) ditinjau oleh Wakil Bupati Pringsewu.

Kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pringsewu dengan standar protokol kesehatan sebagai kelanjutan dari kegiatan launching yang dilakukan PMI Provinsi Lampung beberapa waktu lalu, mendapat sambutan dan antusiasme masyarakat. Hal ini ditandai dari banyaknya warga yang rela mengantri demi mendapatkan suntikan vaksin sebagai bagian dari upaya penanggulangan Covid-19.

Wakil Bupati Pringsewu Dr.Fauzi yang juga Ketua PMI Kabupaten Pringsewu didampingi Kadis Kesehatan dr. Ulinoha, Camat Gadingrejo Drs. Joko Hermanto dan Kapekon Tegalsari Suharto beserta pengurus PMI Kabupaten Pringsewu berharap proses vaksinasi di Kabupaten Pringsewu dapat diselesaikan dengan baik dan lancar.

Untuk diketahui, PMI Provinsi Lampung telah me-launching vaksinasi Covid-19 di Hotel Urban Pringsewu, Sabtu (2/10/21) lalu. Dipilihnya Kabupaten Pringsewu sebagai lokasi launching, menurut Ketua PMI Provinsi Lampung Rianasari Djunaidi tidak terlepas dari peran aktif PMI Kabupaten Pringsewu dalam penanganan Covid-19, termasuk kegiatan donor darah dan plasma konvalesen, sehingga memotivasi PMI Kabupaten dan Kota lainnya untuk banyak berkiprah bagi kegiatan kemanusiaan.

Ia juga berharap vaksinasi ini dapat menyasar kelompok masyarakat bawah yang memiliki keterbatasan ekonomi, pengetahuan, akses informasi, dan fisik untuk mencapai lokasi vaksinasi, serta para pelajar dan mahasiswa sebagai upaya mendukung pembelajaran tatap muka. (Red)

Minggu, Agustus 29

Pasukan Orange & Prokasih Pringsewu Perangi Sampah Guna Cegah Pencemaran Lingkungan

Pasukan Orange & Prokasih Pringsewu Perangi Sampah Guna Cegah Pencemaran Lingkungan

Keterangan foto: Dibantu Masyarakat sekitar Pasukan Orange dan Pasukan Prokasih gelar kegiatan bersih-bersih sampah di saluran air belakang Masjid Taqwa Pringsewu. (sumber: @Dlhpringsewu)

Pringsewu, www.lampunggeadlines.com - Perang terhadap sampah plastik senantiasa digaungkan, dibantu oleh masyarakat sekitar bersama Pasukan Orange dan Pasukan Prokasih dengan pendampingan KUPT Pengelolaan Sampah TPA Bumi Ayu Bapak Parman, S.E., bergotong royong bersihkan sampah, rumput dan lumpur di saluran air belakang Masjid Taqwa Pasar Pringsewu, Minggu (29/8/2021).

Disadur dari laman jejaring sosial _@Dlhpringsewu, kegiatan ini diselenggarakan untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan di perairan akibat sampah, dan tampak antusiame masyarakat yang turut terjun dikegiatan bersih-bersih sampah sesuai dengan Motto Kabupaten Pringsewu "Jejama Secancanan", yakni saling bahu membahu atau bergotong royong.

Namun cukup miris dengan menumpuknya sampah yang berhasil dibersihkan memberi gambaran masih minimnya kepedulian masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dari sampah.

Postingan kegiatan tersebut juga turut mendapat komentar dengan berbagai respon positif dari pengguna media sosial di laman media sosial @_Dlhpringsewu,

"Pringsewu bersih", tulis _@Nir Maya Sari Eo_ menyemangati.

"Turut prihatin", tulis _@Suyo Cahyono_ terhadap banyaknya sampah yang menumpuk.

"Yuk jangan buang sampah sembarangan", tulis _@Mei Yuanton_ mengajak masyarakat untuk sadar akan bahaya sampah.

Dalam unggahan _@Dlhpringsewu diakhiri dengan himbauan "Ayo mari bersama-sama kita menjaga kebersihan lingkungan". (Mr)

Senin, Mei 24

Ketua DPC PKB Tanggamus, Apresiasi Langkah Pemkab Atas Fasilitas Tes Swab Para Santri Kembali Ke Ponpes

Ketua DPC PKB Tanggamus, Apresiasi Langkah Pemkab Atas Fasilitas Tes Swab Para Santri Kembali Ke Ponpes



Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Tanggamus, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tanggamus serta Diskes Tanggamus atas bantuannya, dengan memberikan tes Covid-19 gratis kepada para santri-santri, yang akan mulai kembali ke pondok pesantren untuk menimba ilmu. Senin,24/05/2021.



Hal ini disampaikan secara langsung oleh ketua DPC PKB Tanggamus Irwandi Suralaga diruang kerjanya. Hal tersebut menurutnya sangatlah bermanfaat sekali, sebab merupakan salah satu syarat mutlak bagi para santri yang akan melakukan perjalanan untuk kembali ke ponpesnya, terutama para santri asal Tanggamus yang bakal kembali ke pesantren Lirboyo di Kediri.


"Insya Allah besok para santri akan melakukan perjalan back to ke pesantren, dimana tes swab covid-19 ini selain sebagai syarat dalam perjalanan, dan di gunakan juga sebagai salah satu syarat kembalinya para santri ke pesantren tersebut. Ada kurang lebih sebanyak 200 santri yang bakal kembali ke ponpes,"Jelas Wakil Ketua I DPRD Tanggamus tersebut.


Lanjutnya, Irwandi sangat mengapresiasi sebesar-besarnya, langkah-langkah yang diambil oleh Pemkab Tanggamus, dengan memfasilitasi tes swab ini, dan berterima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya Bupati Tanggamus dan Dinas Kesehatan Tanggamus.


Kemudian, kegiatan Tes swab para santri tersebut, telah dilaksanakan di beberapa Puskesmas di Kabupaten Tanggamus, seperti Puskesmas Wonosobo, Puskesmas Talang Padang, Puskesmas Semaka, Puskesmas Mincang dan Puskesmas Pulau Panggung, serta diikuti oleh sebanyak kurang lebih 200 orang santri.


" Kita apresiasi sekali hal ini. Terimaksih kepada Bupati Tanggamus dan Diskes Tanggamus atas terselenggaranya kegiatan ini, sebab sangat bermanfaat bagi para santri atas fasilitas Tes Swab Covid-19 yang diberikan, sebagai syarat kembali untuk menuntut ilmu ke Ponpesnya,"Tandas Irwandi.(Rudi)

Jumat, Mei 21

Tim Diskes Tanggamus Akan Kembali Investigasi di Klinik Alhafa Medika, apakah sesuai SOP?

Tim Diskes Tanggamus Akan Kembali Investigasi di Klinik Alhafa Medika, apakah sesuai SOP?



Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Tanggamus angkat bicara, mengenai adanya pemberitaan yang sedang hangat terkait dugaan "Asal" dalam memberikan diagnosa terhadap pasien dengan memvonisnya mengidap penyakit asma. Kamis, 20/05/2021


Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus (Kadiskes) Taufik Hidayat melalui Kabid pelayanan kesehatan Yekti Mulyani.S.Si, menjelaskan bahwa, pasca beredarnya pemberitaan klinik Alhafa Medika Kotaagung pertama kali, dinas kesehatan telah menerjunkan tim ke lapangan, guna mengecek kebenarannya.


"Tim dari diskes sudah melakukan investigasi ke klinik Alhafa Medika, berdasarkan keluhan pasien, obat yang telah diberikan oleh pihak klinik tidak salah, sebab pasien merasakan sesak pada saluran pernapasannya. Intinya secara pembinaan kami sudah melakukan teguran,"Ucapnya.


Investigasi tim diskes ini pun belum sepenuhnya tuntas, sebab pada hari yang sama ketika tim turun, pihak dari pasien telah melakukan pengecekan atau pemeriksaan kondisinya di RS Panti Secanti Gisting. Dan terkait hasil diagnosa pasien yang kedua tersebut, pihak diskes tak bisa melangkah terlalu jauh, sebab hanya ahli yang dapat menjelaskannya, dan peran diskes dalam hal ini turun ke bawah guna melakukan investigasi dan pembinaan, apakah sudah menjalankan sesuai dengan prosedur atau SOP.


Terkait pengakuan pasien, tentang diagnosa dan memvonisnya mengidap asma, tanpa melakukan kontak fisik, atau pemeriksaan awal standar ilmu medis kedokteran. Menurut Yekti seharusnya itu dilakukan, mulai dari cek tensi, suhunya, diperiksa detak jantungnya, kemudian secara wawancara keluhan, terkahir adalah dengan cek melalui uji laboratorium, artinya supaya secara tepat pengobatan dapat diberikan.


" Namun apabila yang terjadi terhadap pasien tak seperti itu, maka dilain waktu tim akan turun kembali, sebab kalau secara di atas kertas, penjelasannya sudah sesuai, antara yang dikeluhkan dan obat yang berikan. Tapi kalau pelaksanaannya berbeda, ini harus kami tela'ah kembali, dan ini belum dapat kami jawab, apakah ada faktor kelalaian atau sebab lainnya, yang jelas dalam melakukan pemeriksaan pasien ada SOPnya,"Pungkas Yekti.(Rudi)

Kamis, Mei 20

Bantah Vonis Klinik Alhafa Medika, Hasil Rontgen FA di RS Panti Secanti Bukan Asma

Bantah Vonis Klinik Alhafa Medika, Hasil Rontgen FA di RS Panti Secanti Bukan Asma



Tanggamus, www.lampungheadlines.com - Hal ini dilakukan oleh FA Warga Kotabatu Kecamatan Kotaagung, dengan memeriksakan diri ke Rumah Sakit Panti Secanti Gisting, guna memastikan kebenaran bahwa ia mengidap penyakit asma, sebab hasil diagnosa yang dikeluarkan oleh klinik Alhafa Medika, di duga "Asal" memberikan vonis terhadap dirinya. Rabu, 19/05/2021.



Dari pemeriksaan medis pihak RS Panti Secanti Gisting, dengan melakukan foto rontgen dada guna melihat paru-paru FA, diketahui bahwa FA dinyatakan bukan mengidap penyakit asma, seperti yang di vonis Klinik Alhafa Medika Kotaagung.


Oleh pihak RS Panti Secanti Gisting, FA dinyatakan telah terkena suatu penyakit infeksi paru-paru. Hal ini dibuktikan FA dengan menunjukan sejumlah hasil pemeriksaan seperti foto Rontgen yang telah ia terima dari Rumah Sakit Panti Secanti Gisting.


" Iya benar, hari ini saya coba cek kondisi kesehatan di Rumah Sakit Panti Secanti Gisting, oleh pihak RS saya dibawa ke UGD, sebab saya merasakan jalan pernapasan sangat sesak sekali. Dan dokter juga berkata bahwa obat yang saya telah konsumsi dari klinik alhafa medika, penyebab saluran napas menjadi tambah sesak. Sebab obat itu peruntukannya bagi pasien mengidap asma, bukan saya,"Ungkap FA.


Lantas, mengapa pihak Klinik Alhafa Medika Kotaagung, dapat memberikan vonis penyakit terhadap pasiennya tersebut secara 'asal' tanpa memeriksa kondisi pasien terlebih dahulu atau bersentuhan fisik secara langsung, layaknya yang biasa dilakukan seorang dokter kesehatan untuk mengetahui dengan mengecek kondisi dari pasiennya. Hal tersebut dapat terjadi apakah murni ketidaksengajaan ataukah di sebabkan oleh faktor kelalaian dari klinik tersebut.(Rudi)